Thursday, December 24, 2009

Menikmati yang Asli Dulu

"Disatu sisi, hasrat itu menggodaku untuk ikutan bermain dan menikmati setiap detail yang ada tetapi disatu sisi yang lain, kemampuanku belum cukup mumpuni untuk ikutan bermain penuh supaya hati ini bener-bener terpuaskan."

Sebuah blog tidak bisa terlepas dari yang namanya template. Template dengan tampilan yang menarik, yang sesuai dengan kebutuhan blog dan sreg dengan hati, itu yang dicari dan dijadikan template untuk blog.

Banyak blogger yang selain ngeblog juga membuat template untuk blogger yang lain. Template yang dibuat juga tidak hanya berdasarkan dari Blogger itu sendiri tetapi juga dari konvert WordPress theme.

Saat ini saya masih konsentrasi buat template berdasarkan template Blogger itu sendiri karena untuk bisa mengkonvert dari WordPress theme, ilmuku belum mumpuni.

Ada kelebihan dan kekurangan yang bisa saya tangkep dari membuat template dari template Blogger itu sendiri maupun dari konvert WordPress theme.
Berikut ini kekurangan dan kelebihan buat template dari Blogger dan dari konvert WordPress theme versi ireng_ajah

1. Template berdasarkan template Blogger
- Kelebihan
Lebih mudah. Lebih mudah disini karena kita sudah punya kerangka template dan kita tinggal maen edit baik itu ukuran maupun warna menjadi sebuah template yang kita inginkan.

Penyesuaian struktur template lebih gampang karena sudah ada contohnya tanpa repot2 mikiri gimana caranya mengubah dan menyusun kode WordPress theme ke Blogger.

- Kekurangan
Desain. Menentukan desain template itu termasuk susah. Background mau dikasih gambar apa? Warnanya apa? Tampilan template seperti apa. Seringkali aku "mati pikir" dalam hal desain. Terlebih lagi jika harus memakai gambar sebagai background template. Selama ini, template2 buatan saya lebih sering cuma bermain warna untuk background (tidak memakai gambar sebagai background). Hal ini bisa "menggangu" keindahan template karena sadar ato gak sadar, penampilan template yang indah dan menarik itu adalah faktor penting ketika seorang blogger memilih template. Sama seperti makanan. Jika suatu makanan disajikan dengan tampilan yang menawan, di hias, di beri aksesoris, dll orang2 mempunyai hasrat untuk mencicipi walopun dasar dari makanan itu hanya kangkung.

2. Konvert dari WordPress theme
- Kelebihan
Kita tidak usah repot2 mikiri desain karena desain sudah ada dan kita tinggal mengkonvert aja ke Blogger. Kita tinggal pilih WordPress theme yang menurut kita desainnya bagus.

Dari beberapa artikel postingan yang saya temui, susunan WordPress theme termasuk SEO friendly. Tentunya hal ini bermanfaat untuk blog.

- Kekurangan
Lebih menguras otak dalam hal penyesuaian struktur template terlebih bagi blogger yang masih awam akan kode2 seperti saya.
Konvert WP theme ke Blogger itu "cuma" menyusun kode WP theme menjadi Blogger tapi walopun "cuma" menyusun tetap aja bagi yang belum bener2 paham akan kode2 tentunya hal ini merepotkan.


Saya sendiri jika melihat WordPress theme, ada sesuatu yang membuat saya begitu tertarik untuk bisa mengkovertnya ke Blogger. Sesuatu itu tidak bisa saya jelaskan tetapi hasrat itu begitu besar. Disatu sisi, hasrat itu menggodaku untuk ikutan bermain dan menikmati setiap detail yang ada tetapi disatu sisi yang lain, kemampuanku belum cukup mumpuni untuk ikutan bermain penuh supaya hati ini bener-bener terpuaskan.

No comments:

Post a Comment